Polri Kirim 2.000 Personel untuk Pengamanan Pasca Gempa Palu

0
25
Kapolri Jenderal Tito Karnavian

FI.CO, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menanggapi masalah kamtibmas yang saat ini terjadi di Palu pasca-terjadinya gempa dan tsunami. Tito menyebut akan mengerahkan hingga 2 ribu personel untuk memaksimalkan pengamanan.

“Dari Polri sendiri kita rencanakan akan mengirim antara 1.500 sampai 2 ribu (personel), yang sekarang baru masuk itu lebih kurang 400, brimob yang sudah masuk. Saya masih menganggap perlu. Karena satu untuk pengamanan. Karena Palu itu kan relatif daerahnya tertutup ya,” ujarnya usai menghadiri agenda di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (1/10) melansir detikcom.

Tito menyebut kondisi daerah Palu yang tertutup karena jalan daratnya, yang bisa dilalui dari Mamuju, Donggala, Poso, Toli-Toli, dan Parigi, saat ini beberapa jalurnya longsor.

Pengamanan tersebut disebutkan Tito juga diperlukan lantaran jalur udara yang menuju Palu belum bisa maksimal karena landasan yang ada di bandara hanya 2 ribu meter yang dapat digunakan.

Selain itu, jalur laut juga belum bisa dimanfaatkan karena area pelabuhan juga terdampak tsunami. “Kalau itu semua normal, bandara normal, pelabuhan normal, maka logistik akan masuk. Masyarakat akan tenang,” imbuhnya.

Tito juga menyebut pihaknya akan terus meningkatkan pengamanan, terutama karena ada peristiwa penjarahan di beberapa lokasi di Palu yang terdampak gempa dan tsunami. Ia mengimbau agar masyarakat tetap mengindahkan hukum yang berlaku.

“Kita akan meningkatkan pengamanan, tapi sebetulnya solusinya bukan kita melakukan kekerasan kepada masyarakat. Tetep kita mengimbau mereka untuk mengindahkan hukum. Tapi persoalan utamanya adalah mereka panik karena takut kekurangan logistik, makanan, BBM,” ujar Tito.

LEAVE A REPLY