BNN Bekuk Dua TKI Malaysia Pengedar Sabu di Pasuruan

0
34

FI.CO, Pasuruan – BNN Kabupaten Pasuruan mengamankan dua pengedar sabu jaringan antarnegara. Keduanya merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia.

“Kami bekerjasama dengan BNN Provinsi menggagalkan peredaran sabu yang dibawa dua orang berinisial KTK, warga Riau dan IRL, warga Beji, Kabupaten Pasuruan. Dari keduanya kami amankan sabu seberat 100,002 gram bruto siap diedarkan,” kata Kepala BNN kabupaten Pasuruan AKBP Erlang Dwi Permata di kantornya Jalan Veteran, Pasuruan, Rabu (10/10) melansir detikcom.

Erlang mengatakan sabu tersebut dikirim KTK dari Riau dan diterima IRL. KTK memang berperan sebagai kurir yang diperintahkan seorang bandar di Riau berinisial RR.

“Sabu ini berasal dari Malaysia. Tapi jaringan sabu ini kan terputus, saat ini yang kita tahu sampai RR,” terangnya. Keduanya kemudian berhasil dibekuk di Pertigaan Jalan Raya Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Erlang menambahkan hingga saat ini KTK dan IRL masih bekerja sebagai TKI di Malaysia. Keduanya juga diketahui saling mengenal di Malaysia dan masuk dalam jaringan sabu antarnegara sebagai kurir.

“Jadi mereka sudah dua kali kirim sabu ke Pasuruan. Yang pertama pada Juli lalu lolos, yang kedua kita gagalkan,” ungkapnya.

Erlang juga mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas orang yang akan dituju IRL dan KTK. “Kami sudah kantongi identitas orang yang akan dituju IRL dan KTK ini. Tapi masih belum bisa kami sampaikan untuk penyelidikan,” tandasnya.

Dalam upaya penggagalan pengiriman sabu tersebut, BNN juga menyita sebuah mobil Nissan March putih dan 3 handphone. “Penyedia mobil masih kami kejar. Yang pasti nopol dan surat-suratnya palsu,” pungkas Erlang.

Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 UU/RI/35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

LEAVE A REPLY