Pejabat Turki: Jurnalis Saudi Dibunuh atas Perintah “Pimpinan Tinggi”

0
31
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi (AFP/MOHAMMED AL-SHAIKH)

FI.CO – Sumber pejabat keamanan Turki menyimpulkan jurnalis Arab Saudi yang menghilang, Jamal Khashoggi, dibunuh atas perintah “pimpinan tertinggi”.

New York Times via Straits Times melaporkan Rabu (10/10), sumber itu menerangkan Khashoggi dibunuh dua jam setelah dia tiba di Konsulat Saudi di Istanbul. Dia dibunuh oleh 15 orang, di mana salah satunya merupakan pakar forensik yang membawa gergaji tulang untuk memutilasi tubuhnya.

“Ini seperti Pulp Fiction,” kata sumber itu merujuk kepada film kriminal Amerika Serikat (AS) padsa 1994 yang dibintangi John Travolta. Kesimpulan itu didapatkan karena hanya pejabat tinggi Saudi yang bisa memerintahkan operasi yang rumit dan berlangsung cepat tersebut.

Pejabat anonim itu menuturkan, 15 agen Saudi itu tiba menggunakan dua penerbangan berbeda Selasa pekan lalu (2/10), atau hari di mana Khashoggi dilaporkan hilang. Ke-15 orang itu meninggalkan gedung Konsulat Saudi beberapa jam kemudian. Otoritas Turki berhasil mengidentifikasi sebagian besar berasal dari dinas keamanan.

Kesimpulan itu kemudian diberikan kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan Sabtu (6/10). Setelah para pejabat secara anonim memberi tahu bahwa Khashoggi dibunuh di dalam konsulat. Sementara sumber lain menjelaskan intelijen Turki berhasil memperoleh video pembunuhan yang dibuat Saudi untuk menunjukkan misi telah terlaksana. Seorang kolumnis di media pro-pemerintah Kemal Ozturk membenarkannya.

“Ada video yang memperlihatkan momen dia dibunuh,” tutur dia. Pejabat anonim itu melanjutkan, dia berharap AS bisa memimpin pencarian karena jurnalis 59 tahun itu tercatat sebagai warga di sana, serta kolumnis Washington Post.

The Times melansir, tidak dijelaskan bagaimana para pejabat Turki tersebut bisa menyimpulkan demikian. Kesimpulan tersebut langsung mendapat bantahan dari pemerintah Saudi, termasuk di dalamnya Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Sebelumnya Erdogan dalam konferensi pers meminta Riyadh menunjukkan bukti jika Khashoggi telah meninggalkan gedung konsulat di Istanbul. “Bukankah Anda memiliki kamera pengawas? Jika dia memang telah meninggalkan gedung, Anda harus menunjukkannya dengan rekaman,” terang dia.

sumber: Kompas.com

LEAVE A REPLY