Pendaftar CASN Tulungagung Dominasi Pelamar Formasi Kependidikan

0
6
Petugas melakukan verifikasi verkas pendaftaran CASN secara daring di lingkup Pemkab Tulungagung, Senin (15/10). (Ist)

FI.CO, Tulungagung – Mayoritas pendaftar calon aparatur sipil negara (CASN) di Pemkab Tulungagung didominasi pelamar dari jalur formasi kependidikan yang mencapai kisaran 60 persen dari total pendaftar yang mencapai 5.600 lebih.

“Paling banyak memang untuk formasi kependidikan, terutama untuk posisi guru jenjang SD,” kata Koordinator Verifikasi Adminitrasi BKD Tulungagung Pongky Setiawan di Tulungagung, Senin (15/10) lalu.

Jumlah pendaftar CASN sendiri hingga Senin (15/10) lalu terpantau mencapai 5.606 orang. Jumlah tersebut dimungkinkan terus bertambah, mengingat batas akhir pendaftaran hingga 15 Oktober pukul 24.00 WIB.

“Biasanya di akhir-akhir masa pendaftaran pelamar ‘membludak’ karena prosesnya daring (dalam jaringan/online),” katanya melansir antaranews. Untuk tahapan selanjutnya, pihak BKD akan melakukan verifikasi data yang dijadwalkan akan selesai pada tanggal 20 Oktober nanti.

Pongky mengatakan, dari hasil verifikasi sementara, tim banyak menemukan adanya pendaftar yang persyaratannya tidak sesuai dengan formasi yang dibutuhkan. Sekitar 60 persen formasi merupakan tenaga kependidikan. Sedang sisanya dibagi untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya.

“Ada yang lulusan sarjana matematika tapi mendaftar sebagai guru kelas SD,” ujarnya. Namun, kuota dua jalur khusus untuk pelamar dengan nilai cumlaude dan disabilitas sejauh kni belum terpenuhi.

Formasi untuk jakur cumlaude tersedia 26 kursi, namun hingga saat ini yang mendaftar baru dua orang. Sementara jalur disabilitas dari jatah enam kursi baru satu yang memasukkan form lamaran CASN di lingkup Pemkab Tulungagung.

“Jika dari formasi tersebut tidak bisa terpenuhi dalam pendaftaran, BKD akan mengisinya melalui jalur umum. Ini sudah merupakan hasil rapat, jika tidak terpenuhi akan diambilkan dari jalur umum,” ujarnya.

Sesuai jadwal pelaksanaan tes tulis CASN akan dilaksanakan pada 26 Oktober, di Kabupaten Kediri.

LEAVE A REPLY