PKK Bantaeng Latih Administrasi Puluhan Kader di Desa Tombolo

0
2

FI.CO, Bantaeng – Berselang sekitar sebulan lamanya Pengurus Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Bantaeng dilantik, gerakan demi gerakan diupayakan untuk membenahi kepengurusan tersebut melalui kegiatan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa/kelurahan.

Salah satunya dan paling mendasar berupa pelatihan administrasi kepada segenap kadernya di Desa Tombolo, Kecamatan Gantarang Keke. Diikuti puluhan kader dari 5 dusun di desa tersebut yaitu dusun Palanjong, Tombolo, Borong Ganjeng, Kampung Beru dan Bungayya.

Pelatihan bertajuk “Sosialisasi Administrasi dan 10 Program Pokok PKK” itu menghadirkan Penasehat PKK Kabupaten Bantaeng, Mala sebagai narasumber yang mana dikenal paling senior terkait administrasi PKK karena telah mengabdi untuk 4 periode kepemimpinan Ketua PKK Kabupaten Bantaeng.

Hj Sri Dewi Yanti selaku Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng berbagi pengalamannya selama mengikuti pelatihan di Jakarta beberapa waktu lalu. Hal penting disampaikan oleh Ketua PKK Pusat, kata dia bahwa PKK bukan bawahan pemda tapi PKK sejajar.

“Saya harap kader PKK Desa Tombolo bisa memperhatikan materi pelatihan dari senior kita Ibu Mala dan melaksanakannya dengan baik karena kita PKK mitra sejajar dari Pemerintah,” tuturnya.

Selain Mala, PKK Kabupaten Bantaeng juga melibatkan kader lainnya yakni Muliati Anwar dan Ramlah dengan kapasitas, kapabilitas dan kualitas mumpuni untuk memberikan pemahaman serta membimbing kader di wilayah berjuluk Butta Toa (Tanah Tua).

Pada kesempatan sama, hadir Ketua GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kabupaten Bantaeng, Hj Rahmah Arsyad, Ketua TP PKK Kecamatan Gantarang Keke, Kepala Desa Tombolo, Syarifuddin dan Ketua TP PKK Desa Tombolo, Nurjannah.

Lanjut Sri, meminta dukungan Pemerintah Desa Tombolo untuk senantiasa mendukung kerja-kerja PKK Desa Tombolo. Hal lain ditekankan kepada Nurjannah bersama pengurus PKK agar lebih aktif turun ke masyarakat mengingat kepengurusannya juga relatif baru karena kepala desa belum lama dilantik.

Dikatakan oleh Syarifuddin jika pemerintahannya menganggarkan lewat anggaran desa sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan PKK di desanya dengan sasaran perempuan, anak dan difabel. (syamsuddin)

LEAVE A REPLY