Lahan Jagung Diterjang Banjir Lumpur

0
2

FI.CO, Tuban – Sejumlah petani jagung yang berada di desa Tuwiri Wetan kecamatan Merakurak kabupaten Tuban terancam tidak bisa melakukan tanam dengan maksimal dan mengalami gagal.

Pasalnya, lahan pertanian milik beberapa petani yang ada di sekitar Sungai Kedung Glagah terendam  lumpur. Air sungai meluap dan terjadi banjir lumpur setelah hujan lebat. Tentu saja, hal tersebut, membuat tanaman jagung yang ada di sekitar sungai tertimbun lumpur bercampur sampah, Senin (26/11).

“Setiap habis hujan lebat ya seperti ini. Sampah dan lumpur akibat banjir pasti menimbun tanaman jagung yang ada di sekitar sini,” terang Dasmurah (40), petani asal desa Tuwiri Wetan kecamatan Merakurak, mengutip beritajatim.

Jagung milik petani yang tertimbun lumpur di sekitar pinggiran sungai tersebut baru berusia sekitar lima hari. Karena tebalnya lumpur, membuat tanaman jagung banyak yang sudah tidak terlihat lagi.

“Ini karena tanggulnya kurang maksimal. Jadi jagung yang tertibun semakin luas,” tambahnya. Terjadinya banjir lumpur tersebut karena keberadaan tanggul bronjong di sekitar lokasi kurang tinggi.

“Kualitas bangunan bronjongnya bagus, tapi penempatannya yang kurang pas. Sehingga banyak tanaman jagung yang tertimbun lumpur,” terang kepala desa (Kades) Tuwiri Wetan Setyabudi.

Kades menambahkan, bahwa salah satu solusinya supaya tidak adalagi banjir lumpur, harus ada tanggul yang lebih tinggi. Pasalnya, jika lebih tinggi maka akan lebih banyak menampung debit air saat banjir.

LEAVE A REPLY