Desa Sendang : Bangun Desa Menuju Desa Wisata

0
3

FI.CO, Tulungagung – Keberadaan dana desa (DD) menjadi salah satu modal anggaran kegiatan pembangunan, mulai dari infrastruktur,maupun sarana pembangunan lainnya.

Arah pembangunan harus disesuaikan dengan karakteristik desa itu sendiri, baik itu wilayah geografis, mata pencaharian penduduk maupun potensi yang ada di desa tersebut. Hal ini dimaksudkan agar hasil pembangunan bisa maksimal dirasakan sebagai sarana penunjang pencapaian kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya adalah desa Sendang kecamatan Sendang. Desa dengan sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan ini terkenal sebagai salah satu desa penghasil susu sapi perah di wilayah kabupaten Tulungagung serta berpeluang menjadi desa wisata.Hal ini dilihat dengan jeli oleh Suwarto ,kepala desa Sendang untuk memajukan desa dan mensejahterakan warganya.

Pembangunan infrastruktur untuk mendukung tempat-tempat wisata tersebut terus dibangun oleh pemerintah desa Sendang melalui program Dana  Desa. Salah satunya adalah pembangunan paving untuk area parkir yang berada di RT 02 RW 02 dusun Sendang. Pembangunan paving area parkir seluas 832 meter persegi dengan pagu anggaran Rp. 174.539.400,- tersebut melibatkan warga sekitar. Pemerintah desa Sendang secara tidak langsung juga membantu pemerintah daerah untuk pengembangan wisata lokal.

Supani selaku ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa Sendang menjelaskan tujuan dibangunnya pavingisasi area parkir tersebut adalah untuk  mendukung sarana prasarana tempat wisata. “Hal ini untuk mendukung wisata mas, dengan parkir yang nyaman pengunjung juga tenang meninggalkan kendaraannya untuk menikmati obyek wisata”, jelas Pani.

Sementara itu Sugiono selaku bendahara desa Sendang berharap ke depannya desa Sendang bisa menjadi lebih maju dan menjadi desa wisata di kabupaten Tulungagung.

Pemerintah desa  Sendang berharap kedepannya masyarakat bisa lebih berperan dan mendukung pemerintah desa dalam membangunan desa, selain itu Suwarto juga menekankan kepada warga dan perangkat desa supaya bisa menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun tersebut.

”Supaya hasil pembangunan awet dan maksimal kegunaannya untuk menunjang perekonomian warga sebagai sarana peningkatan kesejahteraan warga sendang”, kata kepala desa yang juga seorang pengusaha tersebut. (imam)

LEAVE A REPLY