Mobil Rombongan Keluarga Terjun ke Sungai Brantas Tulungagung, Tiga Orang Hilang

0
5
proses pencarian korban

FI.CO, Tulungagung – Perjalanan silaturahmi enam orang yang merupakan satu keluarga dari Surabaya ke Tulungagung, berubah menjadi perjalanan duka.

Pasalnya, mobil Toyota Avanza berpelat nomor L 1146 yang dikendarai Waridi dan ditumpangi satu keluarga ini tercebur ke Sungai Brantas, di Ngunut, Tulungagung, Sabtu (26/1).

Mobil tersebut ditumpangi enam orang keluarga dari Rungkut Surabaya. Di antaranya adalah Sholikatin (56), Waridi (56), dan Imam Shodikin alias Anam (44) etiganya selamat.

Sementara tiga penumpang lainnya bernama Fitri Nursyam (34), Siti Yuniati (32), warga Rungkut Lor IX no 5 Surabaya dan Siti Alfiah (61) warga Tulungagung, masih dalam pencarian.

“Ibu Imi (Fitri Nursyam) ini bersama keluarga, acara pribadi, kabiasaan Bapak (Waridi) anjangsana ke desa. Ngobati rasa rindu ke sana, berangkat ke Ngunut Tulungagung. Itu ada anak saya juga Fatir Zulfian masih umur lima tahun dititipkan ke Blitar,” kata Machsun Ali, suami korban Fitri Nursyam, di rumah duka Jalan Rungkut Lor IX No 5 Surabaya, Minggu (27/1) melansir tribunnews.

Rombongan mulai berangkat dari Surabaya pukul 09.00 WIB, yang kemudian mampir ke saudara di Blitar sekaligus menitipkan anak Machsun Ali.

Sesampainya di Blitar, rombongan melanjutkan ke rumah saudara Siti Alfiah (61) di Ngunut Tulungagung untuk kembali diajak ke Blitar.

“Saya sempat lihat di status WhatsApp, Sabtu siang sempat mereka rekreasi ke Gemah Blitar dulu. Rencananya mau ke adik bapak mertua saya (Waridi) yang namanya Siti Alfiah. Tinggal itu saudara di Tulungagung, sakit stroke, mau diajak ke Blitar,” kata Machsun Ali.

Saat akan kembali ke Srengat Blitar, mobil tersebut melewati jembatan Sungai Brantas di Ngunut Tulungagung.

“Itu nambang, tapi dapat kabar belum ke perahu sudah seperti itu,” kata Machsun.

Dirinya dan keluarga di Surabaya mengaku kaget setelah mendapat kabar mobil yang ditumpangi keluarga besarnya tercebur dan tenggelam ke Sungai Brantas.

Saat ini keluarga masih menunggu kabar pencarian dari para kerabat yang menyusul ke Ngunut Tulungagung.

LEAVE A REPLY