Persib dan Bali United Optimistis Tatap Piala Presiden

0
1
im Persib Bandung menjelang pertandingan leg kedua Piala Indonesia babak 32 besar antara Persib Bandung melawan Persiwa Wamena di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Senin (11/2). (Foto: Republika)

FI.CO, Persib Bandung akan menghadapi Tira Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Sabtu (2/3).

Pertandingan nanti menjadi laga perdana Piala Presiden yang akan berlangsung hingga 12 Maret mendatang.

Pelatih Persib, Miljan Radovic, optimistis timnya dapat meraih kemenangan perdana. Terlebih, Persib memiliki gengsi yang lebih karena bertanding sebagai tuan rumah.

“Kita yakin menang. Saya tidak suka kalah. Saya selalu optimistis karena setiap latihan selalu naik,” kata Radovic di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Kamis (28/2).

Dia menyebut, pemain sudah mengerti taktik yang diberikannya. Karena itu, pemain tinggal mematangkan dan memberikan yang terbaik dalam pertandingan nanti.

“Taktik dan fisik mereka sudah mengerti, perlu waktu lagi tapi sudah bagus,” katanya. Radovic juga meminta pemainnya untuk menghormati tim asuhan Rahmad Darmawan itu.

Dia menilai Tira Persikabo sudah memiliki tim yang matang. “Saya tahu (Tira Persikabo). Tiap tim, kita lihat, nonton gim, seperti mereka main lawan Persija, harus tenang,” katanya.

Klub peserta Piala Indonesia 2019 lainnya, Bali United, membawa kepercayaan diri serupa ke gelanggang.

Pelatih Bali, Stefano “Teco” Cugurra, mengatakan, anak asuhnya telah berlatih cukup keras untuk menyambut laga perdana Piala Presiden 2019 melawan Mitra Kukar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Ahad (3/3).

Pelatih Bali United yang baru Stefano Cugurra (tengah) berfoto bersama enam pemain baru seusai konferensi pers di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (14/1).

Bali United tergabung dalam Grup B bersama Bhayangkara FC sebagai tuan rumah, kemudian Semen Padang, dan Mitra Kukar.

Pada ajang pramusim Piala Presiden 2018, Serdadu Tridatu, julukan Bali United, keluar sebagai runner-up. Teco yang telah berhasil membawa Persija Jakarta menjadi juara Liga 1 2018 itu optimistis menghadapi Piala Presiden kali ini.

“Hari ini kami fokus pada latihan teknik untuk crossingfinishing, dan bertahan. Latihan ini agar pemain mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan teknik menyerang dan kapan waktunya untuk bertahan,” kata Teco, seperti dikutip dari laman resmi klub, kemarin.

Pelatih asal Brasil itu juga menegaskan telah mempersiapkan semuanya dengan matang, termasuk jumlah pemain yang akan dibawanya bertolak ke Bekasi. Dia mengatakan, 24 pemain akan dibawa untuk mengarungi Piala Presiden kali ini.

Dia menyatakan seluruh pemain yang dibawa merupakan penggawa yang siap dari segi mental dan fisik.

“Pemain yang akan saya bawa ke Bekasi sebanyak 24 pemain. Mereka yang saya bawa adalah pemain yang memiliki fisik dan mental yang siap untuk bertanding,” kata Teco menambahkan.

Teco menambahkan, tiga anak asuhnya, yakni Ilija Spaso, Stefano Lilipaly, dan Ricky Fajrin Saputra, tetap masuk ke dalam daftar 24 pemain yang diboyong ke Bekasi untuk menghadapi laga perdana.

Ketiganya akan bergabung dengan tim nasional (timnas) Indonesia setelah laga perdana tersebut.

“Saya juga menyiapkan tiga pemain lain yang akan bergabung dengan tim di Bekasi setelah tiga pemain (Ricky, Spaso, dan Lilipaly) bergabung dengan timnas setelah laga pertama melawan Mitra Kukar,” kata dia.

Pemain bertahan Bali United, Leonard Tupamahu, mengatakan, persiapan tim Serdadu Tridatu sudah sangat matang.

“Persiapan kami bisa dibilang cukup baik jelang pertandingan pertama. Coach Teco juga menambah pemahaman sesama pemain bahwa kita adalah satu tim. Pemain asing dengan lokal serta pemain senior dengan junior saling menghargai sebagai tim,” kata Leonard.

Pemain berdarah Maluku itu juga mengakui kehebatan lawan yang akan ditemuinya itu. Mantan pemain Persija tersebut mengatakan, materi pemain lokal skuat Naga Mekes, julukan Mitra Kukar, juga patut diwaspadai.

Menurut dia, meski mengalami degradasi ke Liga 2, skuat Mitra Kukar masih memiliki pemain yang cukup tangguh. Untuk itu, dia yakin timnya perlu strategi jitu untuk menaklukkan Mitra Kukar.

“Mitra Kukar walaupun degradasi ke Liga 2, tapi kekuatan mereka tetap diantisipasi dalam laga pertama nanti. Saya rasa pemain-pemain lokal mereka musim lalu masih bertahan. Mereka adalah pemain-pemain yang berkualitas dan berbahaya saat pertandingan nanti,” ujarnya.

LEAVE A REPLY