Harga Beras Naik Hingga 900 per Kg

0
2
Rata-rata harga beras naik pada periode 28 Maret-3 April 2019. Kenaikan harga tertinggi terjadi untuk beras jenis super, yaitu Rp900 per Kg menjadi Rp13.950. (Foto: CNN Indonesia)

FI.CO, Jakarta – Rata-rata harga beras naik pada periode 28 Maret hingga 3 April 2019. Kenaikan harga tertinggi terjadi untuk beras jenis super I, yaitu Rp900 per kilogram (kg) menjadi sebesar Rp13.950 per Kg.

Harga beras jenis super II naik Rp250 per Kg menjadi Rp12.950 per Kg. Di sejumlah kota terpantau, harganya lebih tinggi dari rata-rata nasional. Misalnya di Tanjung, Kalimantan Selatan, mencapai Rp17.400 per Kg.

Tak cuma harga beras jenis super yang terkerek, berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga beras kualitas medium juga naik. Beras kualitas medium I, misalnya, naik Rp250 per Kg menjadi Rp12.100.

Sedangkan, beras kualitas medium II naik Rp200 per Kg menjadi Rp11.850. Di beberapa kota, harga beras jenis ini terpantau lebih tinggi dari rata-rata, yaitu di Bukittinggi, Sumatera Barat, seharga Rp14.250 per Kg.

Sementara itu, harga beras kualitas bawah tercatat naik masing-masing Rp400 per Kg menjadi Rp11.100 untuk kualitas bawah I dan meningkat Rp200 per Kg menjadi Rp10.550 untuk kualitas bawah II.

Selain beras, harga gula pasir lokal juga naik Rp50 per Kg menjadi Rp12.150. Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur mencatat harganya lebih rendah dari rata-rata harga nasional.

Kendati demikian, harga komoditas pangan lainnya, seperti daging ayam, telur ayam, minyak goreng, hingga bawang merah dan bawang putih, terpantau turun. Penurunan harga bervariasi.

Begitu pula dengan harga varian cabai. Cabai merah besar, misalnya, harganya turun hingga Rp12.150 per Kg menjadi Rp19.750.

Harga cabai merah keriting susut Rp7.250 per Kg menjadi Rp21 ribu dan cabai rawit hijau turun Rp7.750 per Kg menjadi Rp24.400.

LEAVE A REPLY