Bupati Pacitan Tilik Warga

0
2

FI.Pacitan -Jeruk baby Pacitan harus menjadi trade mark komoditas lokal. Karena meski ada embel-embel nama kabupaten diujung tenggara Jawa Timur, tetapi dari segi produksi masih minim.

“Monggo dikembangke terus (budidaya jeruk baby Pacitan),” ujar Bupati Indartato saat kegiatan tilik warga diwilayah Kecamatan Nawangan, beberapa hari yang lalu.

Pengembangan itu, lanjut Indartato, dapat mengembalikan identitas daerah sebagai kawasan produksi. Selain itu secara ekonomis juga dapat menambah penghasilan masyarakat.

Terlebih saat ini harga jenis buah yang satu itu dipasaran cukup menggiurkan. Di toko-toko waralaba, per kilogram dijual lebih dari  20 ribu.
Keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor perkebunan dalam beberapa waktu terakhir cukup gencar.

Catatan Dinas Pertanian menyebut saat ini sebanyak 30 ribu batang telah ditanam dan dibudidayakan. “Saya pernah lihat di Pasuruan. Jeruk baby Pacitan dijual dipinggir-pinggir jalan,” tandasnya.
Lebih jauh Indartato mengungkapkan keinginannya agar budidaya jeruk Baby Pacitan membuka peluang sektor lain, yakni agrowisata. Seperti di Kabupaten Malang dan Kota Batu. Wisatawan yang datang dapat langsung memetik buah segar langsung dari pohonnya.

“Bagi warga Pacitan, tidak perlu jauh-jauh untuk mencari buah-buahan. Cukup disini saja,” harapnya.
Tak hanya menyambangi kebun buah di dusun Krajan, desa Jetis Lor, bupati dan rombongan juga mengunjungi warga kurang mampu untuk memberikan bantuan. Sebagai pamungkas kegiatan, Indartato mendatangi Belik Srumbung di Desa Sempu. (Can)

LEAVE A REPLY