Ruang Prioritas Sektor Pertanian

0
2
FI.CO,Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang memberi ruang prioritas pada sektor pertanian. Hal tersebut diutarakan, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M. ML., saat membuka Pasar Tani dan Festival Durian 2019, di halaman Stadion Semeru Kab. Lumajang, Sabtu (27/4/19) pagi.
Prioritas tersebut sebagai upaya memaksimalkan pengelolaan potensi yang ada di sektor pertanian. Sehingga, produk pertanian bukan hanya unggul, namun, juga memiliki daya saing, seperti beras Lumajang.
“Kami akan teeus mendorong produktifitas pertanian Lumajang, agar benar-benar menjadi Kabupaten yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Festival kali ini, diikuti oleh para pelaku usaha pertanian dari 21 Kecamatan se Kab. Lumajang, Mitra petani, TP PKK Kab. Lumajang, Perbankan dan berbagai UKM lainnya.
Kurang lebih sekitar 50 stand yang memamerkan produk hasil pertanian Lumajang, mulai dari Produk pertanian lokal sampai produk unggulan Lumajang, seperti, Durian Kembang, Pisang, Salak, Beras, Kelapa Muda, Kopi serta berbagi produk pertanian lainnya.
Cak Thoriq menyampaikan,  bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk memperkenalkan potensi keunggulan pertanian yang ada di Kab. Lumajang, seperti misalnya, Pisang Mas Kirana, Duren Kembang, Kopi Lereng Semeru, Beras maupun Salak.
Produk unggulan hasil pertanian Lumajang, diharapkan mempunyai nilai tambah, melalui kreatifitas pengolahan dan pengemasan produk sesuai pangsa pasar.
Cak Thoriq mengungkapkan, keunggulan hasil pertanian, seperti beras Lumajang sudah mampu menembus pasar ritel sekelas Transmart. Ia berharap, produk pertanian lain dapat dioptimalkan dan memiliki “brand quality” yang baik.
“Ke depan pertanian Kabupaten Lumajang yang unggul ini dipertemukan dengan jejaring usaha pertanian. Banyak unggulan pertanian Kabupaten Lumajang mulai dari bahan pokok seperti beras, jagung, buah – buahan, bahwa kita mempunyai ikon utama, yaitu, memiliki produk pertanian yang unggul dan layak diunggulkan,” paparnya.
Sementara itu,  Kepala Dinas Pertanian Kab. Lumajang, Ir. Imam Suryadi, M.Si., megungkapakan bahwa, Pasar Tani tersebut, merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan Petani.
“Dengan adanya Pasar Tani ini, Petani dapat berinteraksi langsung dengan user (pembeli) dan sekaligus menjadikan pembelajaran bagi Petani dalam beragribisnis. Masyarakat pun dapat mengetahui lebih banyak Potensi Pertanian Kabupaten Lumajang,” ungkapnya.
Festival Durian tersebut, bertujuan untuk memperkenalkan produk – produk pertanian Kab. Lumajang. Sehingga dapat dikenal di berbagai daerah.
Pada Festoval Durian dan Pasar Tani itu, pengunjung disuguhi gunungan hasil pertanian yang bisa dinikmati langsung secara gratis. Bagi penggemar kopi, juga bisa “nyruput” minuman kopi khas Lumajang secara gratis ( Adv/rochim)
SHARE
Previous articlePeredaran Rokok Harus Dikendalikan

LEAVE A REPLY