Balap Sepeda Perempuan di Banyuwangi

Balap Sepeda Perempuan di Banyuwangi

0
2

 

FI.CO,Banyuwangi- Ratusan pesepeda perempuan dari berbagai kota di Indonesia mengikuti kompetisi balap sepeda “women cycling challenge” di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu.

Dalam keterangan tertulis diteriman ANTARA, ajang olahraga wisata ini dilepas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendopo Banyuwangi dan peserta menyusuri jalanan menanjak menuju lokasi wisata Taman Gandrung Terakota yang terletak di lereng Gunung Ijen.

“Kami ingin menggandeng komunitas balap sepeda perempuan di Indonesia, mumpung masih rangkaian peringatan Hari Kartini, kami juga ajak perempuan untuk bersepeda menggunakan kebaya. Kita ingin menunjukkan kalau perempuan itu kuat dan tangguh juga memiliki jiwa sportivitas,” kata Anas.

Menurut ia, kompetisi ini dirancang sebagai “event sport tourism” dan peserta selain diajak berolahraga sepeda juga bisa menikmati keindahan lansekap Banyuwangi.

Menempuh jarak sejauh 70,9 km, mereka akan menyusuri wilayah perkotaan hingga menikmati hawa sejuk dan segar pegunungan lereng Kawah Ijen.

“Even ini merupakan salah satu even olahraga wisata daerah, makanya kami pilih pendopo dan Taman Gandrung Terakota sebagai lokasi start dan finis. Untuk sekaligus mempromosikan salah satu destinasi wisata arsitektur daerah yang unik,” katanya.

Pendopo Sabha Swagata merupakan rumah dinas Bupati Banyuwangi, yang menyimpan kisah sejarah yang panjang. Di sini terdapat sumur Sritanjung yang terkait dengan legenda berdirinya Banyuwangi.

Pendopo sendiri memiliki desain arsitektur dengan dilengkapi “bunker guest house” berkonsep “green building”. Di kawasan tersebut juga terdapat mushalla rancangan arsitek Andra Matin.

Sedangkan Taman Gandrung Terakota, merupakan taman yang terdapat ratusan patung Gandrung yang dibangun di lahan persawahan Terasering di Kaki Gunung Ijen.

Di tengah hamparan lahan persawahan tersebut, ditemukan amfiteater terbuka untuk pentas sendratari Gandrung setiap bulan.

“Target kami destinasi wisata Banyuwangi ini akan semakin banyak dikenal, dan lewat even ini bisa mengundang semakin banyak orang untuk datang dan berwisata ke Banyuwangi,” ujarnya.

Kompetisi balap sepeda perempuan di Banyuwangi ini diikuti para peseda dari berbagai kota di Indonesia. Mereka yang kebanyakan tergabung dari komunitas pecinta sepeda ini berasal dari Jayapura, Jakarta, Cilegon, Yogyakarta, Bali, Solo dan Malang.

Ajang ini melombakan dua kategori, fun ride dan challenge ride, ditambah satu kategori khusus fun bike kebaya ride. Para peserta memulai start dari Pendopo Sabha Swagata Banyuwangi dan finis di Taman Gandrung Terakota, Kecamatan Licin.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY